TBC Telah dikenal Sejak Zaman Yunani Kuno

Tentu Anda semua sudah mengenal penyakit TBC, Mengapa ? karena penderita penyakit TBC di Indonesia cukup banyak, apakah hanya di Indonesia ? ternyata tidak, Menurut Badan Kesehatan Dunia WHO penyakit ini pernah berjangkit di negara manapun, bahkan sejarah membuktikan , bahwa penyakit ini telah mewabah sejak zaman yunani kuno, Anda ingin bukti ? Deskripsi ilmiah  paling kuno yang berasal dari Hipocrates penyakit ini dinamakan phtisis, yang dalam bahasa yunani kuno, berarti mengurusnya tubuh secara progresif, lebih lanjut secara detail ia menguraikan gejala-gejalanya.

Menurutnya, gejala-gejalanya dalah tubuh menjadi kurus, orang itu batuk-batuk terus menerus bahkan terkadang sampai berdarah, badannya panas, dan ia terkadang sampai menderita diare.Ia menduga penyakit ini penyakit keturunan, alasannya anak-anak yang menderita TBC biasanya diasuh oleh orang tua yang juga menderita penyakit TBC.

Setelah lebih dari 15 abad Villemin ( 1827-1892 ) merupakan orang pertama yang membuktikan secara ilmiah bahwa penyakit TBC adalah penyakit menular, meski demikian, ia belum mengetahui penyebabnya.Dengan ditemukannya stetoskop oleh Laennec tahun 1819, pemeriksaan jasmani menjadi semakin penting dalam penentuan diagnosis klinis TBC.Setelah basil TBC ditemukan Roberth Koch 24 maret 1882, teori Hipocrates itu gugur dan semua pihak mengakui TBC adalah penyakit menular.Penyebab TBC adalah Mycobacterium tubercolosis, yang ditemukan oleh Robert Koch.Penemuannya ini disampaikan di Berlin Phtisiological Society, 24 maret 1882.Tanggal ini dijadikan Hari TBC Sedunia.

Hampir seluruh tubuh dapat terserang oleh bakteri ini, tapi yang paling banyak adalah paru-paru.Penyakit ini dapat menyerang semua orang, paling sering usia antara 15-35 tahun.terutama yang mempunyai daya tahan tubuh yang lemah,, kurang gizi, atau tinggal satu rumah dengan penderita TBC.Bahkan lingkungan yang lembab, gelap dan tidak memiliki ventilasi yang memadai mempunyai andil yang besar terjangkit penyakit TBC.

Apakah Penyakit ini dapat disembuhkan ? menurut para ahli penyakit ini dapat disembuhkan , dengan mengikuti jadwal pengobatan secara teratur dari dokter.Namun karena kekurangpekaan peenderita dan kurangnya informasi tentang penyakit TBC dan cara pencegahannya, kematianpun tak jarang terjadi.

Tentunya dibutuhkan langkah-langkah pencegahan dan tindakan sedini mungkin untuk mencegah terjangkitnya penyakit TBC, Salah satu cara terbaik adalah dengan menjalankan pola hidup sehat dan menghindari faktor-faktor pencetus penyakit ini akan mampu meminimalisir untuk menderita penyakit TBC.

Bila Anda menemukan penderita dengan gejala batuk lebih dari 2 minggu, berat badan menurun, kadang batuk ada darah, segera periksakan ke layanan kesehatan terdekat, agar penyakitnya dapat dikenali dan  diobati sedini mungkin.

Salam Sehat
Informasi : blogonasis@gmail.com
This entry was posted in .

0 comments:

Post a Comment