Mengenal Katinona dan Metkatinona

NARKOTIKA - Katinona dan Metkatinona, nama ini mencuat saat penangkapan beberapa selebritis, oleh penyidik Badan Narkotika Nasiona ( BNN ) tahun lalu. Menurut berita yang di lansir dari berbagai media menyebutkan bahwa dua nama tersebut positif terdapat dan ada dalam hasil uji urin mereka.  Hal ini membuat Badan Pengawas Obat dan Makanan ( Badan POM ) melaporkan kepada Menteri Kesehatan tentang berita Narkotika Katinona dan Metkatinona.

Mengenal Katinona dan Metkatinona

Katinona merupakan alkaloid psikoaktif yang terdapat pada tanaman Khat ( Cathaedulis Fosk ), sedangkan Metkatinona merupakan senyawa hasil oksidasi dari efedrine yang memiliki efek mirip Anfetamin ( Sumber The Merck Index 14 ).

Berdasarkan UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Katinona [ (-)-(S)-2 aminopropionefon ] dan Metkatinona [ 2-(metilamino)-1-fenilpropan-1-on], termasuk dalam narkotika golongan I sebagaimana tercantum dalam lampiran I Nomor 35 dan Nomor 39, namun tidak termasuk turunan dan garam-garamnya.

Sebagai Narkotika Gol.I, Katinona dan Metkatinona dilarang digunakan untuk kepentingan pelayanan kesehatan, dan hanya dapat digunakan dalam jumlah terbatas untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Serta untuk reagensia diagnostik, dan reagensia laboratorium setelah mendapatkan persetujuan dari Menteri Kesehatan, atas rekomendasi Kepala Badan POM.

Dinyatakan dalam laporan Kepala Badan POM, sampai dengan saat ini, Badan POM belum pernah mengeluarkan Analisa hasil Pengawasan Narkotika sebagai rekomendasi kepada Menteri Kesehatan dalam penerbitan Surat Persetujuan Impor ( SPI ), untuk pemasukan Katinona dan Metkatinona. Dengan demikian, Katinona dan Metkatinona yang beredar di Indonesia dapat di pastikan diperoleh secara ilegal/gelap. Oleh karena itu, pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelapnya ditangani oleh BNN.

Dalam laporan tersebut ditegaskan bahwa Badan POM akan senantiasa berkoordinasi dengan BNN, dan mendukung dalam upaya pemberantasan peredaran gelap Narkotika. Terutama dalam bidangpengujian laboratorium serta untuk mengawal agar produk-produk legal, tidak disalahgunakan dan diselewengkan ke jalur ilegal.

0 comments:

Post a Comment