Cara Detoksifikasi Dengan Buah

Cara Detoksifikasi Dengan Buah
DETOKSIFIKASI - Buah-buahan dapat menjadi alternatif alamiah untuk melakukan detoksifikasi. Buah-buahan dapat membersihkan darah, membuang racun yang menumpuk, dan membantu regenerasi sel baru. Manfaat detoksifikasi sangat besar apabila dilakukan secara alamiah, yakni menggunakan buah-buahan organik sebagai pembersih sistem tubuh.( Baca juga : Mengenal Detoksifikasi Herbal )

Buah-buahan organik adalah buah-buahan yang bibitnya memang jenis alamiah, tanpa rekayasa genetik, ditanam dan dibudidayakan tanpa pupuk maupun pestisida kimiawi. Selain itu, buah-buahan organik juga mengandung khasiat tertentu yang dapat mengobati beberapa jenis masalah kesehatan. Buah-buahan organik merupakan metode alternatif yang jauh lebih aman dan alamiah untuk melakukan detoksifikasi daripada obat-obatan atau suplemen buatan.

Selama proses detoks, kita hanya boleh mengomsumsi jus buah. Jus buah tersebut dibuat tanpa air, gula, atau pemanis. Jika ingin memberikan rasa atau aroma pada jus, dapat menambahkan perasan air jeruk nipis atau jahe. Jus buah dapat meringankan tugas organ pencernaan dan sekaligus menghemat energi tubuh.

Buah juga berguna dalam proses pembuangan racun karena merupakan antioksidan yang tinggi. Selain rasanya yang enak, buahpun memberi asupan gizi yang diperlukan oleh tubuh sehingga selama program detoks kita tidak perlu khawatir kehilangan asupan zat gizi.

Pada setiap harinya, jus buah diminum setiap 8 jam sekali diselingi dengan meminum air putih sebanyak mungkin untuk memperlancar proses pembuangan dan menghindari dehidrasi. Buah-buahan yang dianjurkan dalam program ini adalah pepaya, nanas, apel, semangka, melon, belimbing, dan mangga. Komsumsi buah harus bervariasi sepaya asupan gizi dalam tubuh dapat seimbang karena setiap buah memiliki kandungan vitamin dan mineral yang berbeda pula. Sebaiknya buah yang dikomsumsi itu tidak diulang dua kali dalam sehari.

Langkah berpuasa dengan jus dalam jangka pendek ( 2-3 hari ) dapat dilihat sebagai berikut

  1. Sedikitnya tiga hari sebelum memulai puasa, makanlah hanya makanan yang bergizi yang mudah dicerna. Hindari alko*hol, kafe*in, dan gula.
  2. Minumlah cairan dalam jumlah banyak untuk membersihkan sistem tubuh, 10-15 gelas air putih dan jus buah-buahan serta jus sayuran setiap harinya.
  3. Tidak perlu mengomsumsi suplemen vitamin ataupun mineral pada saat berpuasa.
  4. Menggunakan laksatif ( pencahar ) alami seperti lidah buaya atau serbuk Psylium pada saat berpuasa membantu proses eliminasi racun dari dalam tubuh secara lebih efektif.
  5. Akhiri masa berpuasa secara perlahan. Pada hari pertama, makanlah hanya sayuran rebus. Pada hari kedua, diperbolehkan memakan nasi merah. Dianjurkan untuk tidak makan terlalu banyak.
  6. Biasanya, pada hari ketiga setelah menyelesaikan puasa, tubuh akan terasa lebih ringan, bersih, dan segar-berenergi.
Detoksifikasi buah ini bisa dilakukan sebulan sekali. Jika sudah terbiasa, bisa diteruskan lima sampai tujuh hari . Baiknya jika dilaukan pada akhir minggu atau hari libur agar pikiran dan tubuh Anda bisa menjadi lebih santai.

0 comments:

Post a Comment