Cara Mencegah dan Menangani Anak Diare

Diare atau sering disebut dengan nama diarrhea adalahs alah satu penyakit ketika penderita mengalami rang*sangan buang air besar yang berlebihan dan terus-menerus dengan tinja atau feses masih memiliki kandungan air yang berlebih. Pada umumnya, diare disebabkan oleh adanya infeksi di dalam usus anak
Cara Mencegah dan Menangani Anak Diare - Diare atau sering disebut dengan nama diarrhea adalah salah satu penyakit ketika penderita mengalami rang*sangan buang air besar yang berlebihan dan terus-menerus dengan tinja atau feses masih memiliki kandungan air yang berlebih. Pada umumnya, diare disebabkan oleh adanya infeksi di dalam usus anak. Namun, pada sebagian anak, diare bisa disebabkan oleh adanya intoleransi laktosa atau flora bakterial di dalam usus sehingga diare terjadi dalam jangka waktu yang lama.

Frekuensi buang air besar pada bayi dan anak biasanya bervariasi. Jika buang air terjadi secara terus menerus melebihi frekuensi normal sehari-hari maka bayi atau anak harus segera diperiksakan kepada ahli medis terdekat.

Diare bisa menjadi sangat berbahaya karena penderita diare akan mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan akibat hilangnya cairan tubuh bersama tinja. Asupan cairan tubuh harus segera dipenuhi. Jika diperlukan, cairan itu dimasukkan melalui infus yang disertai dengan obat dan gizi.

Tindakan oleh tim medis sangat diperlukan secepatnya. Pada sebagian kasus, diare yang disebabkan oleh infeksi yang parah dapat mengakibatkan munculnya darah dalam tinja. Jika dibiarkan berkepanjangan, anak akan mengalami gangguan pertumbuhan tubuh, berat badan tidak bisa naik, bahkan berkurang. Jika diare berlangsung berkepanjangan, anak harus diperiksakan secara intensif ke dokter.

Gejala dan Cara Mengetahui Serangan Diare

  • Buang air besar terus-menerus.
  • Rasa mulas yang berkepanjangan.
  • Dehidrasi.
  • Mual.
  • Muntah.
  • Munculnya pegal-pegal pada punggung.
  • Perut sering berbunyi.

Cara Mencegah dan Menangani Anak yang Terserang Diare
  1. Pencegahan bisa dilakukan dengan memelihara kebersihan diri dan lingkungan. Membersihkan rumah setiap hari, membersihkan halaman, membersihkan bak mandi secara berkala, membuang sampah di tempat sampah, menutup rapat tempat sampah.
  2. Pengobatan dilakukan dengan berkonsultasi ke dokter. Pada tahap awal yang perlu dilakukan adalah menjaga agar anak tetap terpenuhi kebutuhan cairan dan nutrisi agar mudah mengembalikan kesegaran dan kekebalan tubuh mereka. pengobatan lanjutan atau pada kasus diare yang lebih parah perlu mendapatkan resep dari dokter untuk kesesuaian dosisnya.
  3. Pada tahap diare yang lebih parah biasanya pasien disarankan untuk rawat inap di rumah sakit.
This entry was posted in .

0 comments:

Post a Comment